DLH dan DPPKB Agara Teken Kerja Sama Gencarkan Edukasi Sampah

Pemerintah 27 Jul 2026 14:57 2 min read 28 views By Yusuf
DLH dan DPPKB Agara Teken Kerja Sama Gencarkan Edukasi Sampah
Aceh Tenggara -Perangi sampah dari rumah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Aceh Tenggara res...

Share berita ini

Aceh Tenggara -Perangi sampah dari rumah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Aceh Tenggara resmi teken kerja sama.

Sasarannya, sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah melalui penyuluh KB, Senin (27/7/2026)

Penandatanganan ini jadi langkah nyata mendukung Aceh Tenggara Menuju Adipura.

Kepala DLH Aceh Tenggara Ahmad Yani mengatakan, kolaborasi ini penting karena persoalan sampah harus diselesaikan dari hulunya.

“Hari ini kami teken kerja sama dengan DPPKB. Edukasi pengelolaan sampah akan kami sampaikan melalui penyuluh keluarga berencana. Tujuannya satu, mendukung program Adipura Kabupaten Aceh Tenggara,” ujar Ahmad Yani.

Ia menjelaskan, masyarakat harus paham bahwa pengelolaan sampah yang benar dimulai dari rumah.

“Lewat penyuluhan ini, warga diajak mengurangi timbulnya sampah, memilah sampah organik dan anorganik, serta memahami dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan,” jelasnya.


Karena DLH belum punya penyuluh sampai ke desa kata Ahmad Yani, peran PKB/PLKB dari DPPKB akan dioptimalkan.

"PKB/PLKB selama ini fokus bina keluarga. Sekarang mereka membahas jadi agen edukasi lingkungan. Mereka akan sosialisasi, penyuluhan, dan meredam kelompok masyarakat langsung ke lapangan," kata Yani.

Dengan begitu, keluarga yang diharapkan menjadi pelaku utama, kurangi barang sekali pakai, pilah sampah, membuat kompos dari sampah dapur, dan daur ulang sampah anorganik menjadi barang bernilai ekonomis.

“Kalau dari rumah sudah beres, maka beban ke TPA juga berkurang,” tegasnya.

Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara dr.Nurlela menyatakan siap mendukung penuh program ini.

“Kami melalui PKB/PLKB siap menyukseskan kerja sama ini. Karena lingkungan yang bersih dan sehat itu penting untuk mencegah stunting,” kata Nurlela.

Menurutnya, tata kelola sampah yang baik adalah bagian dari upaya menciptakan lingkungan sehat bagi tumbuh kembang anak.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Berita Aceh Terkini